Rangkuman SNI 6502.(1-4)-2010
Peta merupakan gambaran muka bumi dalam bidang datar dengan skala tertentu,
dimana skala adalah perbandingan ukuran gambar degan keadaan di lapangan. Pada
peta semakin kecil skala peta semakin detail pula gambar yang diperoleh dan
begitu pula sebaliknya. dimana pada tugas ini akan dibahas perbandingan skala
peta 1: 10000 , 1:25000 , 1:50.000 dan skala peta 1:250.000.
Dengan perbandingan tersebut akan diketahui perbedaan kedetailan peta dimana
skala ini digunakan pada kepentingan perencanaan tertentu, sehingga kebutuhan
peta dalam perencanaan satu dengan yang lainnya akan berbeda .seperti halnya
ketika kita akan merencanakan suatu rencana detail tata ruang ( RDTR ) kita
harus menggunakan peta dengan skala 1:10.000-1:25000 dengan maksud informasi
yang lebih detail/lebih mendalam.
Pembahasan ini akan dirangkum dari SNI 19-6502.1-2000 , SNI 19-6502.2-2000, SNI
19-6502.3-2000, SNI 19-6502.4-2000 .dimana di dalamnya menjelaskan tingkat /
lingkup peta dan kedetailan peta pada skala tertentu , dengan demikian didapat
perbandingan tingkat kedetailan pada skala-skala diatas .1. PembahasanPada
pembahasan ini akan dibahas keterangan umum dari ke-4 skala peta yaitu skala 1:
10000 , 1:25000 , 1:50.000 dan skala peta 1:250.000.dimana :a. Proyeksi
peta pada umumnya di Indonesia menggunakan Universal Transverse Mercator ( UTM
) .dan sistem koordinat Grid Universal Transverse Mercator ( UTM ).dengan datum
Horizontal yang digunakan dalam peta rupa bumi adalah Datum Geodesi Nasional 1995
( DGN-95 ) dengan parameter sefroid dan yang umum digunakan adalah datum World
Geodetic System ( WGS-84)b. Dimana
terdapat 2 buah datum yaitu datum vertikal dan datum horizontalc. Pada
umumnya titik kontrol gaya berat yang digunakan adalah kontrol gaya berat acuan
yang terkait pada IGSN 71 ( international Gravity Standardization Network 1971Lingkup
Peta
Ketelitian
Peta
x
x
|
1:
10000
|
1:25000
|
1:50.000
|
1:250.000
|
|
Pada
skala peta ini terdapat informasi lebih detail seperti tata bangunan
lingkungan dengan resolusi gambar lebih detail dan informasi lebih
mendalamdimana bangunan dan jalan terlihat lebih jelas dan rinci.
|
Termasuk
dalam lingkup informasi zona-zona dimana terdapat zona perdagangan, industri,
jasa, pendidikan, Ruang Terbuka Hijau, Perkantoran dll.
|
Meliputi
semua tema dan unsur alam ataupun tema unsur buatan yang terdiri atas delapan
tema, yaitu garis pantai, garis kontur, perairan, nama rupa bumi, batas
administrasi, perhubungan, fasilitas umum dan penutup lahan.
|
Termasuk
peta RBI dengan lingkup wilayah yang lebih besar yang menampakan muka bumi
yang terdiri atas garis pantai, kontur, perairan, nama rupa bumi, batas
administratif, perhubungan, bangunan dan fasilitas umum. Dan penutup lahan.
|
|
1:
10000
|
,
1:25000
|
1:50.000
|
1:250.000
|
|
|
Selang
Kontur
|
Selang
konur adalah setiap 5 meter dengan kontur indeks tiap 20 meter dan kontur
pembantu adalah setengah dari harga garis kontur
|
Tiap
12,5 m dengan kontur indeks tiap 50 meter dan kontur pembantu adalah setengah
dari harga garis kontur
|
Selang
kontur digambarkan tiap 25 m dengan indeks kontur digambarkan tiap empat
selang kontur 100 m dan kontur bantu adalah setengah dari nilai garis kontur
tiap 12,5 m
|
Selang
kontur adalah setiap 125 m dengan kontur indeks tiap 500m dan kontur pembantu
adalah setengah dari harga garis kontur
|
x
Komentar
Posting Komentar